Cara Mengatasi Gangguan Pada Fungsi Hati

Gangguan Fungsi HatiRejeki terbesar yang dikaruniakan Tuhan kepada kita bukanlah harta atau kedudukan, melainkan kesehatan. Namun kadang-kadang kita lupa menjaga kesehatan kita, dan baru sadar pada waktu kita jatuh sakit. Maka saat yang tepat untuk mulai menjaga kesehatan adalah pada waktu kita sehat. Namun memang tidak mudah untuk bisa mendeteksi adanya penyakit dalam tubuh sampai pada saat penyakit itu mengganggu aktivitas kita sehari-hari atau bahkan menjadi parah sehingga kita harus dirawat di rumah sakit. Misalnya saja gangguan pada fungsi hati.

 

 

  • Fungsi Hati

Hati merupakan salah satu organ terpenting dalam tubuh kita. Selain berfungsi sebagai pusat berbagai metabolisme tubuh, hati juga berfungsi sebagai penetral dan penyaring racun atau zat-zat yang berbahaya yang masuk ke dalam tubuh kita, seperti bakteri, polusi bahan-bahan kimia, obat-obatan, alkohol, makanan berlemak dan zat-zat lainnya yang berbahaya. Bahan-bahan tersebut akan dimetabolisme dalam organ hati untk dimanfaatkan oleh tubuh atau dibuang dari dalam tubuh.

  • Bila Hati Terganggu

Bila ada kerusakan pada organ hati, baik oleh virus (virus hepatitis), maupun bahan-bahan lain yang merusak akan menyebabkan fungsi hati mengalami gangguan yang dikenal secara umum sebagai penyakit liver atau hepatitis. Penyakit ini bila tidak segera ditangani akan menimbulkan akibat yang lebih parah seperti kerusakan jaringan hati (sirosis hati) dan kanker hati yang bisa berakibat kematian.

  • Gejala Kerusakan Fungsi Hati

Gejala yang timbul karena kerusakan hati biasanya tampak seperti gejala penyakit flu, yaitu badan lesu, cepat lelah dan kadang-kadang disertai adanya warna kuning pada bola mata dan air seni.

Itu sebabnya penyakit ini sering disebut penyakit kuning. Warna kuning ini disebabkan oleh merembesnya pigmen kuning empedu ke dalam aliran darah sebagai akibat kerusakan jaringan hati. Namun kadang-kadang kerusakan hati ini tidak disertai gejala sama sekali, dan kita baru menyadarinya setelah sebagian organ hati menjadi rusak.

Kerusakan hati ini pun baru bisa diketahui dengan uji laboratorium terhadap kadar enzim tertentu untuk memastikan adanya kerusakan hati, seperti tingginya kadar serum SGPT, SGOT dan bilirubin serta melalui biopsi jaringan hati.

  • Bahan Alami untuk Mengatasi Gangguan Fungsi Hati

Ramuan tradisional untuk mengatasi gangguan fungsi hati yang tersedia umumnya berasal dari tanaman Sylibum marianum, Curcuma xanthorrhiza, Glycyrrhiza glabra, Andrographis paniculata, dan lain-lain. Sebagian dari tanaman ini bahkan sudah diteliti secara klinis dan telah diresepkan oleh kalangan medis.

Tanaman Sylibum marianum mengandung sylimarin dan bahan-bahan yang terbukti berkhasiat melindungi fungsi hati, mencegah kerusakan hati yang disebabkan oleh zat-zat yang bersifat toksik di dalam tubuh dan mempercepat regenerasi sel-sel hati, sehingga banyak digunakan untuk membantu mengatasi kasus hepatitis dan sirosis.

Curcuminoid serta kandungan lain dari Curcuma xanthorrhiza merupakan bahan alami yang berkhasiat membantu mengatasi penyakit kandung empedu dan penyakit hati. Bahan berkhasiat dari temulawak bekerja sebagai kolagogum dan membantu mengatasi kerusakan kandung empedu serta kerusakan pada perenkima hati.

Beberapa tanaman lain yang memiliki khasiat melindungi jaringan hati antara lain tanaman Sambiloto (Andrographis paniculata), tanaman Glycyrrhiza glabra yang menurut penelitian di Jepang, merupakan bahan yang efektif untuk membantu mengatasi penyakit hati kronis serta sirosis pada hati.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


eight − = 4

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current day month ye@r *